Declan Rice: Antara City, MU Atau Arsenal

Bola arena

Bolaarena.com – Declan Rice adalah komoditas paling diburu pada summer transfer 2023 ini. Kualitasnya bahkan membuat Manchester United, Manchester City dan Arsenal saling jegal. Lantas, siapa yang akan dipilih Rice, di antara tiga raksasa tersebut?

Perburuan Tiga Raksasa

Sudah berapa tahun ke belakang, perkembangan karir Declan Rice menarik minat banyak klub, terutama klub dari Premier League sendiri. Masih lekat di ingatan, bagaimana Chelsea secara masif memburunya beberapa waktu lalu, dengan rencana menduetkannya bersama Mason Mount.

Read More

Sekarang, seiring dengan keberhasilannya membawa West Ham menjadi kampiun Liga Konferensi Eropa, Rice semakin diperebutkan. Chelsea sendiri yang pertama kali mengajukan minat padanya sudah mundur. Tapi kini ada tiga klub yang saling sikut demi jasa Rice.

Arsenal adalah klub pertama yang menyatakan minat, dengan Mikel Arteta benar-benar ingin menjadikan timnya sebagai penantang gelar musim depan. Arteta menginginkan seorang gelandang kreatif. Terutama menyusul kemungkinan Thomas Partey pergi, bersama Granit Xhaka.

Secara rutin, Rice juga dikaitkan dengan Manchester United, klub yang memang sudah sedari dulu mengincarnya. MU adalah saingan utama Chelsea dalam perburuan gelandang asal Inggris sebelum musim panas ini. Mereka rupanya masih menaruh minat pada sang gelandang.

Manchester City menjadi klub terakhir dalam perburuan, dengan Pep Guardiola menginginkan seorang gelandang baru pasca kepergian Ilkay Gundogan. Status City adalah juara bertahan musim depan. Jadi lumrah apabila Pep menginginkan tambahan amunisi untuk skuadnya.

Ada tiga raksasa yang kini sedang berburu Rice, dan kesemuanya memiliki proyek yang menarik. MU, City dan Arsenal sama-sama berkompetisi di Liga Champions musim depan. Belum lagi potensi keduanya bersaing untuk titel EPL musim depan juga terbuka lebar.

Kans Masing-Masing Pemburu

Rice tidak masalah bergabung dengan klub manapun, mengingat prioritasnya adalah mencari tim yang kompetitif. Tapi di antara tiga kandidat, ada beberapa faktor yang membuat Rice cocok atau tidak dengan kandidat tersebut. Bagaimana peluangnya?

Dimulai dari Arsenal, klub yang memang menaruh minat secara serius terhadap Rice. Keseriusan ini dibuktikan Arsenal dengan melayangnya dua tawaran yang sudah ditujukan untuk The Hammers. Walau pilunya, semua tawaran itu mendapat penolakan.

Gelandang adalah salah satu prioritas, dengan perginya Granit Xhaka dan ekspektasi Partey menyusul. Arsenal butuh tumpuan baru di lini tengah, dan mereka percaya pada Rice. Itulah yang membuat mereka berani menawar hingga 90 juta poundsterling.

Manchester United juga membutuhkan seorang gelandang baru, dengan Erik Ten Hag berekspektasi timnya bakal menjadi penantang gelar. Ten Hag sejatinya meminati Mason Mount dari Chelsea. Tapi ia kabarnya juga siap menghidupkan minat lama terhadap Declan Rice.

Ada rumor yang mengatakan Manchester United siap memberikan dua pemainnya, Scott McTominay dan Harry Maguire demi terwujudnya transfer ini. Kendati demikian, MU tidak seberani Arsenal, karena mereka masih belum melayangkan tawaran apapun untuk menggaet Rice.

Sang juara bertahan juga membutuhkan gelandang baru, hingga pada akhirnya memaksa mereka ikut meramaikan perburuan Rice. Perlu dilihat bagaimana rekam jejak City dalam menggagalkan sebuah upaya transfer. Tampaknya mereka juga akan melakukannya kali ini.

Siapa Pimpin Perburuan?

City terancam ditinggal Kalvin Phillips, sementara Ilkay Gundogan sudah pergi lebih dulu, meninggalkan satu lubang di tengah. Rice cocok mengisi lubang ini, dengan The Citizen sanggup membayar 100 juta poundsterling, seperti yang dikehendaki West Ham.

Seperti yang telah disebutkan, tiga peminat Rice sama-sama punya potensi mendapatkan gelandang yang disebut sebagai sahabat Mason Mount itu. Tinggal bagaimana Rice memilih klub mana yang paling sesuai dengan gaya bermainnya.

Yang membuat saga transfer ini makin menarik, secara taktikal, Rice juga bisa bermain untuk tiga klub peminatnya. Rice punya mobilitas luar biasa, bisa bermain sebagai nomor 6, atau sebagai gelandang serang. Semua tipe taktik cocok untuk permainannya.

Soal opini pribadi, sekali lagi tidak memberi jawaban pasti, mengingat Rice hanya ingin pindah ke klub yang lebih kompetitif. Di atas kertas, MU, Arsenal dan City adalah tim yang kompetitif. Mereka punya tiket Liga Champions, juga potensi mengangkat gelar EPL.

Namun, kalau mendengar apa yang dikatakan Gianluca Di Marzio, City boleh disebut sebagai kandidat kuat. Walau mereka adalah pendatang baru dalam perburuan, kesiapan mereka membayar mahar yang diminta West Ham bisa jadi faktor penentu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *